Mengenal Ethereum Serta Perbedaan Dengan Bitcoin

bitcoin-vs.-ethereum

Bisa jadi saat ini masih banyak orang yang belum mengenal apa iti Ethereum. Disini saya akan mencoba sedikit mengulas apa yang saya ketahui apa itu Ethereum. Ethereum merupakan sebuah platform yang disentralisasi untuk bisa menjalankan sebua kontrak atau yang bisa disebut smart contrct yang dimana bisa disebut sebuah program amplikasi yang bisa berjalan sesuai program tanpa terjadi downtime ataupun sebuah gangguan dari pihak lain.

Dilansir dari situs blockgeeks.com, Ethereum ini didefinisikan merupakan sebuah platform atau software yang berdasar pada teknologi blockchain yang mana pihak developer bisa membuat aplikasi yang tersentralisasi. Layaknya seperti Bitcoin, Ethereum memiliki akan jaringan yang terbesar blockchain publik. Meski memiliki banyak perbedaan teknis dengan Bitcoin, yang paling utama adalah perbedaan tujuan dan fungsinya. Pada Bitcoin menawarkan sistem uang elektronik peer to peer dalam hal pembayaran atau trasfer Bitcoin yang tercatat pada sistem blockchain, sedangkan Ethereum sendiri memfokuskan pada blockchain nya dalam menjalankan program yang terdesentralisasi termasuk pembayaran ataupun trasfer Ether.

Jadi sekarang sudah diketahui perbedaan dari kedua platform antara bitvoin dan ethereum. Bitcoin bisa digunakan untuk mentrasfer uang elektrodik dengan cara peer to peer dan kemudian tercatat pada ledger / database yang tersebar. Kemudian untuk Ethereum sendiri bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi apapun, termasuk bisa juga transfer uang elektronik Ether ataupun token Ethereum yang lain.

Ethereum sendiri pertama kali diciptakan oleh Vitalik Buterin, dimana pernah menjadi pimpinan dari majalah Bitcoin Magazine yaitu sebuah media yang sudah dikenal oleh para pecinta cryptocurrency. Untuk dana project sendiri Ethereum diperoleh dari crowdsale yang menjual saham dalam bentuk Ether. Proses tersebut disebut denga nama ICO (Initial Coin Offering). Disitu sangat mirip dengan IPO (Initial Publick Offering), akan tetapi ICO disini menjual digital currency dimana memiliki fungsi seperti hal nya saham perusahaan.

Nah, kemudian bagaimana cara membeli Ethereum sendiri? Bila anda berada di negara Indonesia, bisa anda peroleh / membelinya di sebuah situs jual beli Ethereum Indonesia. Untuk caranya sendiri, anda bisa membeli Bitcoin terlebih dahulu, kemudian bisa ditukarkan dengan Ether pada platform exchange mereka.

Kemudian apabila ada berada di lokasi / Negara Amerika, Kanada, Eropa, Australia atau di Singapura, anda bisa membelinya  di situs Coinbase. Kemudian untuk penyimpanannya sendiri ada beberapa cara, dan yang harus dan perlu untuk diingat adalah apabia anda tidak memegang private key dari dompet anda, berarti disini anda tidak bisa / tidak memiliki kontrol pada Ether yang anda miliki.

Nah, disini saya akan memberikan beberapa cara yang aman dalam menyimpan Ether yang anda miliki. Anda bisa menggunakan beberapa pilihan hardware seperti misalnya Ledger dan Trezor. Penjelasannya sebagai berikut:

1. Ledger Nano S. Merupakan salah satu jenis dompet hardware yang sudah banyak dikenal oleh para pecinta cryptocurrency. Harga yang ditawarkannya pun terjangkau dan tidak terlalu mahal.

2. Ladger Blue. Berupa pilihan yang menarik dengan user experience yang lebih bagus dan dilengkapi tampilan layar yang lebih besar.

3. Trezor. Brand yang sudah banyak dikenal serta merupakan salah satu pioneer pertama serta juga domper hardware yang paling aman.

Demiian tadi sekilas tentang Ethereum sesuai dengan sepengetahuan saya. bagaimana dengan anda, Apakah anda tertarik menggunakan Ethereum? Semoga saja informasi tulisan ini menjadi manfaat bagi anda para pembaca. Sekian.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *